Header Ads

DPC PKB Dukung Anies-Sandi, Ketua DPW PKB: "Kalau Membangkang akan Diberi Sanksi"







Dewan Pimpinan Wilayah (PKB) DKI Jakarta berang atas inisiatif beberapa DPC PKB yang mendukung pasangan Anies-Sandi di pemilihan gubernur DKI Jakarta putaran kedua. Empat DPC PKB, yaitu DPC Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur telah lebih dulu menyatakan dukungan kepada pasangan nomor urut tiga di pilgub Jakarta.

“Saya minta DPC PKB tidak diperbolehkan untuk mendeklarasikan diri ke paslon 2 atau 3 sebelum ada arahan dari DPW PKB karena yang kompeten menentukan dukungan DPW PKB, bukan DPC,” kata Ketua DPW PKB DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas di Jakarta, Kamis 23 Februari 2017, dikutip mediaindonesia.com

Dikatakan Hasbiallah, DPW telah menyiapkan hukuman terhadap DPC yang tak mengindahkan instruksinya.

“Kalau balela (membangkang), DPC akan kena sanksi administratif,” ujarnya.





DPW PKB DKI sendiri sampai saat ini belum menentukan sikapnya. Dirinya berencana untuk mengunjungi ulama serta kiai NU sekaligus ke Ketua Dewan Syuro PKB.

Senada, Ketua DPP PKB Lukman Edy mengatakan hendak melakukan istikharah terlebih dahulu untuk menentukan antara pasangan dengan cagub non muslim atau cagub muslim yang bertarung di Jakarta.

"PKB belum putuskan. PKB pasti pendekatannya istikharah, apalagi tinggal dua calon wajib kita istikharah, kalau calonnya banyak nggak memenuhi syarat istikharah, tapi kalau tinggal dua itu memenuhi syarat untuk istikharah," ujar Lukman, seperti yang telah dimuat di beritakan sebelumnya di wajada.net



8 komentar:

  1. Kebanyakkan pertimbangan dpw pkb,sdh jelas hukum Islam,klo tetep nggak mengindahkan hukum Al Qur'an ganti aja nama partainya nggak usah bawa2 nama Islam.

    BalasHapus
  2. Pemikiran kaum munafik yg tidak yakin akan kebenaran Al Qur'an

    BalasHapus
  3. Makin jelas di mana PKB memposisikan diri. Yang pantas menjadi pertanyaan sekarang, para elit PKB itu paham atau tidak dengan makna perintah Allah dalam Al-Qur'an surah Al-Maidah 51.

    Sudah jelas dalam Al-Qur'an dilarang untuk memilih pemimpin non-Muslim, DPC PKB yang melaksanakan perintah agama kok malah diancam untuk diberikan sanksi. Mau pakai istikharah pula, katanya.

    Dalam kaitan dengan pilgub DKI sekarang ini, ISTIKHARAH TIDAK PERLU dan tidak memenuhi syarat untuk dilakukan. Karena itu kalau pun dilakukan maka akan tertolak.

    Istikharah hanya dibutuhkan atas hal-hal yang meragukan. Soal pilgub DKI sudah jelas dan tidak ada keraguan untuk memilih HANYA pasangan calon gubernur nomor urut 3,yaitu Anis dan Sandi. Karena itu tadi, sudah ada pengaturan dalam Al-Qur'an. Al-Qur'an itu adalah kitab (wahyu Allah) yang tidak ada keraguan padanya menjadi petunjuk bagi orang yang bertaqwa.

    Apa DPW PKB DKI Jakarta meragukan perintah Allah? Kalau memang begitu turut saja perintah si Ahok dan tidak perlu membawa-bawa agama dengan rencana mau istikharah. Jadi biar jelas supaya rakyat tidak dibohongi pakai istikharah yang adalah termasuk urusan agama Islam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mantap pak. izin copas komentar nya

      Hapus
    2. berarti masih ragu terhadap perintah Allah

      Hapus
  4. Hahaha jadi pindah haluan ni min. . Deu elaaahh. . 😂 ikut partai mna ni admin. . Udah enggk dakwah lg ta. . #putracirebon

    BalasHapus
  5. Sudah dapat berapa banyak dari para taipan? Masak lupa itu hanya urusan dunia.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.