Header Ads

DKM Tolak Bantuan Masjid dari Pemprov DKI, Nusron: Jangan-Jangan Mereka yang Munafik

Nusron Wahid menyebut "Jangan-jangan munafik" orang yang menolak bantuan masjid dari Pemprov DKI Jakarta 






Bukan Nusron Wahid jika tidak membuat pernyataan kontroversial dan membela Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Kali ini, dia menanggapi adanya himbauan untuk menolak bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kepada masjid. Koordinator Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Indonesia I (Jawa dan Sumatera) itu menyebut mereka bisa jadi orang munafik atau fasiq.

"Kok nuduh orang munafiq atau fasiq (kepada orang yang mau membantu pembangunan masjid). Jangan-jangan yang nuduh itu yang munafiq atau fasiq," ujar Nusron, Jumat (23/3) seperti dilansir inilah.com

Dia mengaku heran dengan adanya himbauan tersebut.





"Masak bantu mesjid enggak boleh. Orang yang menghambat orang membantu mesjid apa itu tindakan Islami?," kata Nusron lagi.

Seperti diketahui, beredar surat imbauan dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) Cabang Jagakarsa untuk menolak bantuan atau sumbangan dari Ahok ataupun Relawan Nusantara (RelaNU) untuk masjid di Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Edaran itu tersebar di media sosial berupa gambar surat imbauan dengan kop surat Pimpinan Cabang Dewan Masjid Indonesia Kecamatan Jagakarsa. Surat bernomor 055/DMI-JGKS/SH/III/2017 itu berisi imbauan untuk menolak bantuan dari Ahok, Gubernur DKI Jakarta non aktif yang berstatus terdakwa penistaan agama. (Kur/Wajada)






1 komentar:

  1. Semua punya hak....hak nerima atau menolak,hargai itu bro...jangan comment kalau hanya bikin rusuh..

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.