Header Ads

Ironis... Akhirnya Ahok yang Bisa Mempersatukan PPP

PPP Djan Faridz mendukung Ahok-Djarot dan kini diikuti PPP kubu Romahurmuziy






Siapakah yang bisa mempersatukan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz dan Romahurmuziy? Bukan para kyai, tokoh Islam atau bahkan kader. Ironisnya, partai berlambang Ka'bah itu justru bisa disatukan oleh terdakwa penista agama yang bernama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Fakta ini diperoleh setelah PPP Romahurmuziy memastikan dukungannya kepada Ahok melalui DPW PPP DKI Jakarta dalam pilkada putaran kedua.Keputusan tersebut diambil dengan tidak mudah.

"Saya kira itu pilihan yang sangat dipahami dan pilihan yang tidak mudah. Tetapi inilah politik," ujar Wakil Ketua Umum DPP PPP Reni Marlinawati, Reni di ruang fraksi
PPP , Jakarta, Senin (27/3/2017).





Reni melanjutkan, ini adalah keputusan yang sudah diambil dewan pimpinan wilayah dan sebagai pengurus pusat memberikan dukungannya.

"Saya kira tugas kami adalah menghargai apa yang sudah menjadi keputusan DPW," ujar Reni.

Sementara itu, jauh sebelumnya, PPP kubu Djan Faridz juga memutuskan mendukung Ahok. Tak hanya itu, mereka juga all out membela Ahok di persidangan melalui wakil ketua umum DPP PPP yang juga pengacara Humphrey Djemat.

Kedua kubu konflik dan membuat PPP seperti kehilangan arah. Namun tak disangka, mereka justru akhirnya bisa bersatu dibawah Ahok. (Kur/Wajada)






10 komentar:

  1. Media dakwah, tolong sampekan pada pengurus P3 agar mengganti labangnya agar tidak memalukan umat islam, bagaimana mungkin politik berlambang kakbah ternyata pendukung kafir. Itu memang hak dia mau mendukung siapa saja tapi jangan memakai lambang kakbah karena sangat menyinggung umat Islam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siapa bilang tidak boleh pakai lambang KAKBAH? Indonesia kelak juga akan membangun KAKBAH YANG LEBIH BESAR DAIPADA kakbah Arab. SEBAB ALLOH DALAM kakbah Arab TELAH PINDAH ALAMAT KE INDONESIA, KARENA SAYA MOHON SEJAK LAMA AGAR TUHAN DALAM kakbah Arab AITU GANTIAN BERSEMAYAM DI iNDONESIA.annya adalah agar ALLOH itu bersifat ADIL. Jangan di ARAB saja tapi juga gantian bersemayam di Indonesia. Gitu loh...

      Hapus
  2. Setuju, lagi gk ada bagus2nya lambang partai koq gambar kakbah.

    BalasHapus
  3. Kasian saya ngeliatny., orang sampai gadein aqidah cuman demi partai. Padahal hidup d dunia cuman sebentar (beberapa puluh thn doang). Ntar d "sidang" d akherat, mau ngomong apa depan Allah SWT..
    -_-
    NA'UDZUBILLAHI MIN DZALIK
    #AksiBelaIslam

    BalasHapus
  4. Jadi tau partai PPP dulu jauh bangeut sama PPP sekarang ..PPP sekarang Partai Pendukung Penista agama (PPP)

    BalasHapus
  5. Jadi tau partai PPP dulu jauh bangeut sama PPP sekarang ..PPP sekarang Partai Pendukung Penista agama (PPP)

    BalasHapus
  6. Karepe bae partai arep bergabung pan ora, kang ndukung gubernur ning pilkada kuh rakyat. Parte di persatukan ya baik lah...apalagi di belakang nya ada presiden R.I . Ya siap di dukunglah asal bagi bagi tendernya jelas. Kan butuh uang.

    BalasHapus
  7. Biarlah orang orang yang berkepentingan dg duit yang mendukung ahok, tapi umat muslim harus tetap teguh hatinya memegang tongkat keislamanya, jangan sampai goyah aqidah karena duniawi yang mudah dikelabui fikiran2 syubhat yang menjerumuskan akal sehat.

    BalasHapus
  8. Partai Pendukung Penista ato
    Partai Para Penghianat
    Jgn lg partai persatuan pembangunan ya pak nama nya skalian ja ganti lambang pertainya ya pak

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.