Header Ads

Kaget Ahok Datang, Tokoh Aceh Langsung Tinggalkan Acara Maulid







Awalnya, peringatan Maulid Nabi di Asrama Mahasiswa Aceh Foba, Jakarta Selatan, Ahad 5 Maret 2017 kemarin berlangsung khidmat. Setelah pembukaan dan sambutan-sambutan, acara selanjutnya adalah ceramah Maulid Nabi. Tgk HM Rusli Hasbi, MA. sudah menempati tempat yang disediakan untuk memberikan taushiyahnya.

Namun baru 5 menit berbicara, sang ustadz terpaksa menutup ceramahnya. Ada tamu tak diundang yang tiba-tiba datang di kegiatan yang diselenggarakan oleh mahasiswa penghuni asrama Foba itu. "umat Islam harus bersatu, dan jangan mau dipecah-pecah," pesan ustadz Tgk Rusli menutup khutbahnya.

Tamu tak diundang itu adalah Basuki T. Purnama, alias Ahok. Peserta mengetahui kehadirannya setelah diumumkan oleh pembawa acara. Sontak saja ruangan itu gaduh dan kaget. Beberapa tokoh Aceh yang duduk di deretan kursi paling depan seperti anggota DPR asal Aceh Nasir Djamil, Tarmizi A Karim, Mustafa Abubakar, Ketua PP TIM Surya Darma dll, langsung meninggalkan tempat acara.

"Kok gak ada koordinasi kalau Ahok diundang. Wah, mana panitia..." kata Surya Darma seperti diberitakan tribunnews.com




Ketika tiba di lokasi, Ahok diarahkan oleh panitia ke ruang rapat PP TIM. Ahok sempat keluar ruangan dan menuju tempat Maulid Nabi berlangsung yang berjarak 20 meter. Namun karena acara sudah bubar, ia diarahkan kembali ke ruang rapat PP TIM untuk bersantap siang dengan menu gulai Aceh.

Kedatangan Ahok ke acara itu memang tumben-tumbenan. Setiap tahun panitia mengundang walikota, gubernur, camat sampai ketua rukun warga (RW) lingkungan Kecamatan Setia Budi, untuk menghadiri perayaan keagamaan tersebut, namun tak pernah sekalipun gubernur hadir. Karena formalitas acara, undangan tetap diberikan.

"Baru kali ini gubernur DKI hadir dan kami juga kaget. Karena memang selama ini tidak pernah hadir," ujar Ikhsan Effendi, Ketua Mahasiswa Foba.

Asrama Foba termasuk salah satu asrama mahasiswa Aceh tertua di Jakarta. Asrama tersebut telah melahirkan banyak genereasi dan menjadi pemimpin di tingkat nasional dan daerah. (Alv)






Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.