Header Ads

Fahri Hamzah Tidak Walk Out, Alumnus KAMMI: Jangan Berkhianat..







Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah tidak melakukan aksi walk out saat sidang paripurna RUU Pemilu, Kamis (21/7). Kritikan pedas pun berhamburan kepadanya. Salah satunya dari alumnus Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Maimon Herawati. Berikut tulisan Maimon yang ada di akun facebooknya.

Fahri Hamzah, saya ingin tahu, saat PKS, Gerindra, Demokrat, PAN -akhirnya PAN ikut tolak ambang batas....makasih Pak Amien Rais, makasih- walk out, mengapa kamu sebagai wakil dari PKS masih duduk di kursi pimpinan sidang? Saat partai yang kamu  ingin kembali bersamanya dan beraktivitas, keluar walk out, mengapa kamu masih di dalam? 

Kalau kamu keluar saja, maka gagal tuh rapat yang mengesahkan 20% ambang batas suara pengaju capres 2019 karena minimal harus  2 pimpinan DPR dalam rapat paripurna.






Mengapa tetap dalam forum yang penuh dengan pengkhianatan pada rakyat? Memuluskan nafsu berkuasa rejim yang gagal mensejahterakan rakyat, yang malah menambah jumlah penduduk miskin? 

Mengapa Fahri?

Fahri Hamzah, saya dan kamu sama-sama membangun KAMMI dahulu, walau beda daerah. Kamu Jakarta, saya di Bandung. Jangankan sekedar WO, turun ke jalan berhari-hari saja kita jalani. Demi rakyat. Demi tegaknya keadilan.

Fahri, jangan BERKHIANAT!!
Duduk di sana, memuluskan pengkhianatan mereka pada rakyat, sama dengan ikut berkhianat! Akan saya catat, Fahri, akan saya catat. Dan saya yakin, Malaikat juga sudah mencatat.








1 komentar:

  1. Kelihatannya Alumnus KAMMI Maimon Herawati terlalu bernafsu menyerang dan menuding seorang FH,.. (entah benar atau tidak Maimon Herawati adalah Alumnus KAMMI dan bersuara atas nama KAMMI) tapi tulisannya nampak sangat bernuansa kebencian dan fitnah, sepertti pemikiran anak kecil,... nampaknya ybs tidak mengerti aturan dan tata tertib serta UU yang berkaitan dengan DPR dlsb.... saya tidak tau apa maksud dan tujuan memuat tulisan seperti itu, apakah ini bentuk Agitasi, adu domba atau bisa dibilang fitnahmurahan.... memalukan.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.