Header Ads

Innalillahi... Imam Masjid Al-Aqsha Ditembak Polisi Zionis Israel







Polisi Zionis Israel semakin brutal. Demi menguasai Masjid Al-Aqsha, mereka melakukan berbagai tindakan keji. Salah satunya dengan menembak Pemimpin spiritual Masjid Al-Aqsha, Shekh Ikrima Sabri.

Penembakan terjadi usai shalat di luar gerbang masjid tersebut pada Selasa, (18/7) dengan menggunakan peluru plastik. Akibatnya, Sekh Ikrima Sabri terluka.

Menurut kesaksian Anggota Bulan Sabit Merah Palestina, Imam Masjid Al-Aqsha baru saja selesai memimpin shalat Isya ketika polisi Israel berusaha untuk membubarkan warga yang beribadah dengan paksa. Peristiwa ini menyebabkan banyak korban luka, beberapa di antaranya mengalami luka serius.





Sabri dibawa ke Rumah Sakit Al Maqassid di Yerusalem Timur dan kondisinya belum diketahui. Penembakan tersebut terjadi hanya beberapa jam usai Rafaat al-Herbawi (30) tewas dalam demonstrasi di Masjid Al-Aqsha saat ketegangan meningkat di Tepi Barat yang diduduki secara ilegal setelah Israel.

Bahkan, Israel memasang detektor logam di pintu masuk Al-Aqsha setelah baku tembak pada Jumat. Lebih dari 300 warga Palestina telah terbunuh sejak bentrokan dengan pasukan Israel sejak Oktober 2015.

Otoritas Israel mengatakan, hampir 50 orang Israel terbunuh dalam serangan oleh orang-orang Palestina pada periode yang sama. Masjid Al-Aqsha adalah situs tersuci ketiga dalam Islam setelah kota suci Mekah dan Madinah. Demikian diberitakan Republika.







Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.