Header Ads

Sampul Majalah Tempo Serang Habib Rizieq, Warganet: Tempe Enaknya Dibacem








Bukan Tempo namanya jika tidak menyerang Islam. Di media sosial hari ini ramai dibicarakan soal sampul Majalah Tempo terbitan terbaru, Juli 2017. Tampak ilustrasi sosok Habib Rizieq yang sedang menelepon.

Digambar tersebut, Habib Rizieq mengontak seseorang yang diduga sejawatnya dari GNPF-MUI. Kesimpulan itu didapat karena ada kalimat berikut dalam cover tersebut.

Dari persembunyiannya, Rizieq Syihab mengirim utusan untuk melobi Jokowi. Gertak sambal dari Saudi? Rekonsiliasi atau Revolusi?





Sampul majalah tersebut dimuat dalam akun Facebook mantan Wartawan Media Grup Edy A Effendi. Sontak saja, warganet mempertanyakan maksud gambar itu.

Fadlan Hilmie Abdullah: Lupa kalo dulu wkt kantornya diacak2 TW, HRS salah satu orang yg belain tempo. Hehehehe

Suryadi Sunuri: Tempe yg enak dibacem.

Mang Aliy: Mungkin berharap majalahnya diborong sama para pembenci HRS kali....

Alimi Hanif: Tempe

Arif Jaya Saputra: Ini majalah atau komik ?






1 komentar:

  1. majalah tempo sebaiknya merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Bersembunyi artinya menutup-nutupi perbuatan jahat yang sudah diketahui orang. Apakah HRS berbuat jahat? Ayolah, Tempo biasanya sangat mumpuni merangkai kata-kata cerdas, bukan kata-kata provokasi.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.