Header Ads

Luhut: Anies harus Menerima Pencabutan Moratorium Reklamasi







Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan bersikap tegas soal pencabutan moratorium pembangunan 17 pulau reklamasi di Teluk Jakarta. Semua pihak harus menerimanya, termasuk Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan.

"Haruslah. Kalau dia (Anies Baswedan, gubernur DKI Jakarta terpilih) tidak mau, kan banyak yang mau," kata Luhut di Medan, Sumatera Utara, (6/10).

Diwartakan Republika. Luhut menjelaskan, pencabutan moratorium tersebut sudah melalui kajian. Ada ahli dari ITB, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) beserta semua kementerian terkait.





"Nggak ada negosiasi. Semua itu ketuanya Pak Ridwan, ketua Alumni ITB, yang membuat kajian itu. Ada (ahli dari) Jepang, ada Korea, ada Belanda. Jadi mau apa lagi?"kata dia.

Surat pencabutan moratorium diterima Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Tuty Kusumawati.

"(Pencabutan) moratorium dari Pak Menko Maritim (Luhut), alhamdulillah, sudah ditandatangani tanggal 5 Oktober malam. Untuk semua 17 pulau," ujar Tuty di Balai Kota, Jumat (6/10).

Menurut Tuty, surat itu bernomor S-78-001/02/Menko/Maritim/X/2017. Secara demikian, berarti menganulir surat keputusan tentang moratorium reklamasi Teluk Jakarta yang ditandatangani Rizal Ramli saat menjabat menko Kemaritiman pada 2016.



5 komentar:

  1. Ayo Join Dengan Kami Agen Judi Online
    Dapatkan Promo Bonus Sekarang Juga
    Langsung Kunjungi Website www(titik)bolavita(titik)org
    Info, hubungi :
    BBM : D8C363CA / BOLAVITA (NEW)
    wechat : bolavita
    whatup : 6281377055002
    Email : cs@bolavita .com

    BalasHapus
  2. Ayo Join Dengan Kami Agen Judi Online
    Dapatkan Promo Bonus Sekarang Juga
    Langsung Kunjungi Website www(titik)bolavita(titik)org
    Info, hubungi :
    BBM : D8C363CA / BOLAVITA (NEW)
    wechat : bolavita
    whatup : 6281377055002
    Email : cs@bolavita .com

    BalasHapus
  3. Belajar berbisnis online sekaligus praktek dan hasilkan uangnya yg tak terbatas.
    Join: http://www.geraibisnisonline.com

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.