Header Ads

Astaghfirullah...Bukan Al Quran, Ketum Partai Islam Ini Ajak Pilih Gubernur Ikuti Dirinya







Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Djan Faridz mengeluarkan pernyataan kontroversial. Alih-alih mengajak umat Islam memilih pemimpin berdasarkan Al Quran, ia justru meminta untuk mengikuti dirinya.

“Ibu-ibu cukup ikuti saya yang memilih beliau (Ahok),” kata dia di Jalan Talang, Jakarta Pusat (5/2) dalam acara Istighotsah yang diselenggarakan di rumahnya seperti diberitakan tempo.co

Djan menilai calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok telah mampu membuktikan kepemimpinannya di Jakarta. Ia mengatakan Ahok adalah pemimpin yang memperhatikan umat Islam, misalnya berencana membangun lima masjid agung di setiap kota di DKI Jakarta.

Menurut Djan, Ahok juga akan memperhatikan pendidikan madrasah. Calon gubernur petahana itu disebut akan menyamakan madrasah dengan sekolah negeri. Tidak hanya itu, Ahok juga disebut bakal memberikan tunjangan bagi ustadz dan ustadzah.





Sementara itu Ahok berterima kasih karena telah diundang dalam acara istigosah tersebut. Ia bahkan menitip pesan agar istigosah bisa dilakukan rutin, misalnya sebulan sekali. “Kalau mau undang saya, ngaturnya malam Jumat, tiap Kamis malam,” kata dia.

Ahok membenarkan bahwa pihaknya akan memberikan perhatian bagi umat Islam. Misalnya untuk marbot, dia berencana akan memberikan fasilitas naik Transjakarta gratis. Selain itu, dia juga akan memberangkatkan umroh bagi 3.000 marbot.

Kata Ahok, keberhasilan dia menjadi pemimpin juga berkat doa dari seluruh umat beragama, termasuk dari para warga Nahdliyin.
 "Nahdlatul Ulama adalah penjaga kebhinnekaan," katanya.



7 komentar:

  1. Djan Faridz saudara kalau sesat jangan ngajak kami..

    BalasHapus
  2. Djan Faridz saudara kalau sesat jangan ngajak kami..

    BalasHapus
  3. Jangan mau kena tipu lagi ya ibu2 ikuti alquran dan sunnah saja biar selamat jangan ikuti djan preettt, bahaya hihihi

    BalasHapus
  4. Partai Islam yg mana? Dy bukan ketum partai Islam.. sebagai mana klarifikasi dr KPU, Partai Islam berbendera hijau berlogo Ka'bah yg resmi dan sah adalah yg mendukung nomor urut 1 pada Pilkada DKI,, selain itu tidak sah ..

    BalasHapus
  5. Ibu ibu jgn ikut Pengikut setan Djan Faridz....

    BalasHapus
  6. Pimpina PPP udah keluar garis partai...

    BalasHapus
  7. Weleh...weleh...weleh..ora sudi melu kowe , aku nyampe mati gak bakal milih non muslim.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.